Sabtu, 01 Oktober 2016

Jadi Anggota Paduan Suara - Nyanyi di Belanda bareng teman-teman

Nah jadi di blog kali ini saya akan bahas tentang travel gua ke Belanda atau Netherland. Belanda ini salah satu negara di benua Eropa, ibu kotanya adalah Amsterdam sedangkan pusat pemerintahan, dan kedudukan monarkinya berada di Den haag. Nah kalau yang belum tau nih Belanda secara geografis merupakan negara berpermukaan rendah, dengan kira-kira 20% wilayahnya, dan 21% populasinya berada di bawah permukaan laut, dan 50% tanahnya kurang dari satu meter di atas permukaan laut. Kenapa dinamakan Netherland? sebab artinya itu "negeri-negeri yang berdaratan rendah". Saat saya ke belanda jarang banget ada pegunungan yang ada cuma bukit-bukit. Karena itu negara ini sebagian besar wilayahnya sangatlah datar.

Tanggal 10 September 2015 saya berangat ke Belanda, tapi sebenernya saya berangkat ke Belanda gak sendirian, saya itu ke belanda bareng group Gita Swara Nassa yaitu paduan suara di sekolah saya Nasional I, jadi saya ke belanda bukan sekedar jalan-jalan aja tapi  membawa nama baik Indonesia untuk misi budaya acara Utrecht Indonesian Day (UID) di belanda tepatnya di kota Utrecht. Saya berangkat ke belanda dari Indonesia jam 19.30 malam di bandara Soekarno-Hatta, sebelum saya sampai di Belanda pesawat saya sempet transit di bandara Singapore selanjautnya saya menlanjutkan perjalanan ke Belanda selama 16 jam dan akan sampai di Belanda pada jam 09.00 pagi.

           
Dan akirnya saya sampai di bandara Schippol Amsterdam. Saat saya sampai di belanda, group saya disambut kedatanganya oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) sekaligus panitia pembuat acara UID. Saya sempet gak nyangka banget bisa keluar negri pertama kalinya langsung ke Eropa.



Hari pertama di Belanda group saya dijemput oleh bus yang sudah di pesan, saya melanjutkan perjalanan gua ke kota Utrecht, sambil di perjalanan saya melihat kanan kiri jendala langitnya sangat biru dan di kiri kanan jalanan terlihat kincir angin yang berputar menambah keindahan alam di sana. Saya dan group gua mampir sejenak di Masjid Maroko untuk melaksanakan Shalat Jum'at. Pengalaman yang mengensakan bertemu dengan rombongan komuniats muslim di negeri Eropa. Usai Shalat jum'at rombongan group saya menikmati makan siang KateringDapur Ummi yang menyajikan menu Indonesia. Udara disana sangat sejuk dan cerah juga angin sepoi yang cukup dingin.

Saya melanjutkan perjalanan lagi menuju Hostel BnB Utrecht. Hostel yang berlantai 4 yang akan ditempati selama 3 malam kedapan. Malam pertama di Utrecht ditemani dengan rintik air hujan saya langsung beristirahat di Hostel. Hari kedua saya di Belanda didepan Hostel BnB ada sebuah taman kota yang indah disana ada kursi duduk, air mancur, dan sungai buatan. Dihari itu group saya akan tampil Pre Event UID Concert di Stasiun  Centraal, rombongan group saya berjalan menyusuri ruas jalan di Utrecht menuju Stasiun Centraal. Mentari pagi bersinar cerah, memberi sedikit sentuhan kehangatan di pagi yang dingin. Tiba di stasiun Centraal, group saya tampil disalah satu sudut stasiun yang terdapat piano bertuliskan 'Show your talent', dimana ditempat itu semua pengunjung dapat menampilkan segala potensi seni yang dimiliki.

Group paduan suara saya disana menampilkan sebagian lagu-lagu yang akan ditampilkan saat acara UID sebagai promosi untuk mengundang pengunjung menonton penampilan kami di acara UID. Lagu-lagu yang group saya nyanyikan yaitu : 'The Sound of music', 'Dance of sugar plum fairy' karya Tchaikovsky, 'Geef meij maar Nasi Goreng', 'Als de Orchideen Bloeien, dan 'Medley Lagu daerah Indonesia'  dengan mulus meluncur dinyanyikan dan berhasil mengundang tepuk tangan meriah dari penonton. Selain menyanyikan lagu-lagu tersebut group saya juga menampilkan musik angklung. Dimulai dengan lagu 'Kampuang nan jauh dimato', 'Tulip Uit Amsterdam', 'Besame Mucho', dan 'W
e are the champion'. Penonton kembali memberi tepuk tangan meriah usai setiap lagu dilantunkan.


Pertunjukan berakhir dengan sukses. Tak sedikit penonton yang masih tetap bertahan ditempat, yang mungkin mengira group saya akan menampilkan encore. Lanjut cerita usai tampil rombongan group saya kembali ke Hostel untuk beristirahat. Hari ketiga Minggu pagi pukul 10.00 seluruh rombongan group saya sudah bersiap didepan BnB Hostel untuk menuju Teater Rasa, Tempat acara UID dilangsungkan. Jalan menuju Teater melewati bangunan-bangunan cantik khas Eropa, 30 menit berselang akhirnya group saya tiba di Teater Rasa. Dari pintu luar, bangunan teater terlihat tidak terlalu besar, namun begitu tiba didalam ternyata cukup besar dan bisa menampung lebih dari 700 orang.



Sambil menantikan jadwal uji coba panggung, Saya makan siang dan bersiap munuju ruang ganti untuk mengenakan kostum dan berdandan. Pada jam 16.00 acara pun dimulai bukan hanya group saya saja yang akan tampil melainkan ada banyak group lain yang akan menampilkan tarian,band dan lain-lain. Ternyata Bapak Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Bapak Duta Besar Indonesia untuk UNESCO Paris, juga datang untuk melihat acara UID. Jam 18.30 giliran group saya tampil dalam acara UID. Group yang sudah berlatih sejak berbulan lalu seolah sudah tak sabar meunjukan hasil latihan tersebut. Usai MC memanggil Group paduan suara,  29 anggota masuk satu dengan berbaris rapi dan siap menyanyikan lagu-lagu yang sudah kami latih. Pada sesi pertama dengan 'Als de Orhchideen Bloeien'. Lagu berbahasa Belanda yang dikenal di indonesia sebagai lagu 'Bunga Anggrek'. Selanjutnya menampikan 1 lagu manis bertempo lambat dan berbahasa Perancis ‘Le Chansons d’amour’.


Semua lagu meluncur dengan rapi dan selalu mengundang tepuk tangan meriah dari penonton. Group saya menutup penampilan dengan lagu andalan 'We Are The Champion'. Saat lagu ini ditampilkan, di layar juga ditampilkan tokoh-tokoh dari Indonesia yang sukses menoreh prestasi dunia, baik di bidang olahraga maupun bidan lainnya. Akhirnya MC menutup acara UID sambil diiringi lagu 'Kebyar-kebyar' oleh seluruh anggota group saya. Pada jam 22.00 group saya kembali berjalan kaki sembari melawan suhu udara yang makin dingin.Tiba di Hostel BnB, sebelum beristirahat harus melanjutkan packing koper karena esok pagi akan meninggalkan Utrecht. Hari yang melelahkan namun penuh cerita manis.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar